Jumat, 11 September 2009

Puasa Di Rantau Orang

Kata orang hidup di rantau orang itu enak kita bisa melakukana apa yang kita mau kalo anak muda sekarang bilang "melakukan apa aja boleh"

Memang kalau di lihat sepintas itu semua benar, tergantung sama niat kita merantau ya kalo merantau cuma mencari kesibukan (orang tua yang di tinggal di kampung kehidupan cukup memadai).
Namun semua itu sangat jauh berbeda dengan apa yang saya alami selama hidup di jakarta sebagai perantau yang mencari sesuap nasi untuk bertahan hidup dan kehidupan di masa yang akan datang. Disisilain memang saya bisa hidup bebas tanpa ada yang melarang mau gini mau gitu tapi kalo mengingat apa tujuan saya datang ke jakarta, saya baru sadar hehehehe!!.

Hidup di jakarta sebagai perantau apalagi di bulan Ramadhan. dengan penghasilan yang paspasan, saya harus bisa mengatur pengeluaran sehamat mungkin ya dengan penghasilan yang cuma 30.000 / hari saya lumayan pusing namun yang namanya rejqi di atur bukan sama pak RT Alham dulilah saya masih bisa menjalankan puasa Ramadhan di Tahun ini walau kadang bisa buka tapi tak bisa Sahur.

Saya yang baru pertama kalinya mengijakan kaki di Ibu Kota dan melaksanakan Puasa di rantau orang biasanya sahur ada yang ngebagunin tapi kini harus bangun sendiri dan keluar dari kosan mencari warteg, itu juga kalau ada duitnya hehehe..!! kadang rindu kampung halaman apa lagi kalau melihat orang yang menyiapkan segala sesuatunya dari jauh jauh hari untuk mudik, tanpa tersa air mata mulai mengalir membasahai pipi rasanya ingin sekali seperti mereka bisa mudik ke kampung halaman. tapi apa mau di kata kayanya lebaran kali ini gak bisa mudik.

Namun semua itu tetap saya jalani dengan kerendahan hati dan dengan penuh ke sabaran mudah mudahan tahun depan saya bisa mudik ke kampung halaman dan bisa berkumpul lagi bersama keluarga. AMIEEEEEENN !!!

Mungkin ini yang bisa saya ungkapkan untuk kali ini mudah mudaha bisa di sambung lagi di lain kesempatan dan di lain waktu

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H


NUMPANG MEJENG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar